MIPA ONLINE SMKN 20 JAKARTA - Rangkuman Hakekat IPA

MIPA SMKN 20 ONLINE
Welcome, Guest Tuesday, 12.06.2016, 1:10 PM
RSS

Site menu

Login form

Search

Calendar
«  December 2016  »
SuMoTuWeThFrSa
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Entries archive

Our poll
Rate my site
Total of answers: 17

Site friends
  • Create a free website
  • Online Desktop
  • Free Online Games
  • Video Tutorials
  • All HTML Tags
  • Browser Kits

  • Statistics

    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0

     Rangkuman Hakekat IPA 


    Rangkuman



    Ø    
    (Sejak abad ke-18, ilmu pengetahuan telah
    berkembang pesat dan melahirkan teknologi canggih yang berperan penting dalam
    kehidupan manusia. Ilmu alam (natural science)
    atau ilmu pengetahuan alam adalah
    istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya
    adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun)



    Ø    
    Pada dasarnya ilmu berkembang dari dua cabang
    utama yaitu filsafat alam yang kemudian menjadi rumpun ilmu-ilmu alam (the
    natural sciences) dan filsafat moral yang kemudian berkembang ke dalam
    ilmu-ilmu sosial (the social sciences). Ilmu-ilmu alam membagi menjadi dua
    kelompok yaitu ilmu alam (the physical sciences) dan ilmu hayat (the biological
    sciences) (Jujun. S. 2003).



    Ø    
    Ilmu alam ialah ilmu yang mempelajari zat yang
    membentuk alam semesta sedangkan ilmu hayat mempelajari makhluk hidup di
    dalamnya. Ilmu alam kemudian bercabang lagi menjadi fisika (mempelajari massa dan energi), kimia
    (mempelajari substansi zat), astronomi (mempelajari benda-benda langit dan ilmu
    bumi (the earth sciences) yang mempelajari bumi kita.



    Ø    
    Sains (science) diambil dari kata latin scientia yang arti harfiahnya adalah
    pengetahuan. Sund dan Trowbribge merumuskan bahwa Sains merupakan kumpulan
    pengetahuan dan proses. Sedangkan Kuslan Stone menyebutkan bahwa Sains adalah
    kumpulan pengetahuan dan cara-cara untuk mendapatkan dan mempergunakan
    pengetahuan itu. Sains merupakan produk dan proses yang tidak dapat dipisahkan.
    "Real Science is both product and process, inseparably Joint" (Agus.
    S. 2003: 11)



    Ø    
    Sains sebagai proses merupakan langkah-langkah
    yang ditempuh para ilmuwan untuk melakukan penyelidikan dalam rangka mencari
    penjelasan tentang gejala-gejala alam. Langkah tersebut adalah merumuskan
    masalah, merumuskan hipotesis, merancang eksperimen, mengumpulkan data,
    menganalisis dan akhimya menyimpulkan. Dari sini tampak bahwa karakteristik
    yang mendasar dari Sains ialah kuantifikasi artinya gejala alam dapat berbentuk
    kuantitas.



    Ø    
    Ilmu alam mempelajari
    aspek-aspek fisik & nonmanusia tentang Bumi
    dan alam sekitarnya. Ilmu-ilmu alam membentuk landasan bagi ilmu terapan, yang keduanya
    dibedakan dari ilmu sosial,
    humaniora, teologi,
    dan seni.



    Ø     
    Matematika tidak dianggap sebagai ilmu alam,
    akan tetapi digunakan sebagai penyedia alat/perangkat dan kerangka kerja yang
    digunakan dalam ilmu-ilmu alam. Istilah ilmu alam juga digunakan untuk mengenali
    "ilmu" sebagai disiplin yang mengikuti metode ilmiah, berbeda dengan filsafat alam. Di sekolah, ilmu alam dipelajari
    secara umum di mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam(biasa
    disingkat IPA).



    Ø     
    Tingkat
    kepastian ilmu alam relatif tinggi mengingat obyeknya yang kongkrit, karena hal
    ini ilmu alam lazim juga disebut ilmu pasti



    Ø     
    Di samping penggunaan secara tradisional di
    atas, saat ini istilah "ilmu alam" kadang digunakan mendekati arti
    yang lebih cocok dalam pengertian sehari-hari. Dari sudut ini, "ilmu
    alam" dapat menjadi arti alternatif bagi biologi,
    terlibat dalam proses-proses biologis, dan dibedakan dari ilmu
    fisik
    (terkait dengan hukum-hukum fisika dan kimia
    yang mendasari alam semesta).



    Ø     
    Ilmu pengetahuan alam memiliki cirri-ciri
    sebagai berikut.



    Ø     
    Ilmu pengetahuan alam
    memiliki objek kajian berupa benda-benda atau gejala-gejala alam yang nyata dan
    dapat ditangkap oleh indera contohnya tumbuhan, benda langit, dan hujan



    Ø     
    Ilmu
    pengetahuan alam dikembangkan berdasarkan cara berpikir logis. Cara berpikir
    logis adalah cara berpikir dengan menggunakan logika dan ajek. Kesimpulan yang
    di ambil berdasarkan logika-logika tertentu, baik secara induktif atau deduktif



    Ø     
    Hasil
    dari ilmu pengetahuan alam merupakan suatu produk yang terhindar dari
    maksud-maksud tertentu pelaku (subjektif), baik itu berupa kepentingan
    seseorang maupun golongan. Hasil dari kajian ilmu pengetahuan alam harus sesuai
    dengan fakta dan bukti kebenaran ilmiah secara apa adanya tanpa di tambah
    ataupun ditutupi dengan mitos dan perasaan



    Ø     
    Ilmu pengetahuan alam atai sains dikembangkan
    berdasarkan pengalaman empiris, yaitu suatu pengalaman konkret yang dapat
    dirasakan oleh semua orang dan dapat dibuktikan secara ilmiah
    .



    Ø     
    Hasil
    kajian ilmu pengetahuan alam, baik hasil penelitian atau kajian ilmiah,
    disasarkan pada langkah-langkah yang sistematis dan berurutan. Urutan tersebut
    berupa langkah-langkah metode ilmiah sehingga ketika orang lain ingin melakukan
    hal yang sama, akan mendapatkan hal yang sama pula.



    Ø     
    Begitu banyak teori-teori sains yang lahir dari
    ilmuan yang mengkaji gejala-gejala alam. Teori-teori itu berlaku umum dan dapat
    diketahui oleh orang lain tanpa batas. Ketika seorang ilmuan mengeluarkan teori
    tertentu, orang lain dapat mengoreksi atau mengkaji ulang kesesuaian teori
    tersebut. Bahkan ilmuan lain yang tidak sependapat dapat mengeluarkan teori
    baru yang melengkapi atau membantah teori yang tidak sesuai tersebut.



     

    Website builderuCoz
    Copyright MyCorp © 2016